Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Juli 2013

Film: World War Z

Pertengahan Juni lalu pas kebetulan saya sedang kembali ke Jakarta. Pas ke sana di bioskop lagi diputar film bagus, film itu World War Z. Sebelumnya saya hanya lihat dari poster saja, penasaran juga sih sebenarnya film apa ini, apa film perang atau film apa, yang saya tahu pasti film ini ber-genre action. Bintang dari film ini adalah Brad Pitt.
[Sumber: Google Image]
Setelah menonton film ini komentar saya, mantab sekali. Film ini membuat saya yang menonton berdebar-debar, ikut merasakan kengerian yang dialami di dalam film tersebut. Ternyata film ini kalau menurut saya sih genrenya action horor. Film ini berjudul World War Z, kalau dibahasa Indonesia  world war artinya perang dunia. Nah ini kata “Z” itu apa, ternyata Z itu berarti zombi. Karena perang dunia yang dimaksud adalah perang dunia melawan zombi. Wabah zombi menyerang semua negara, inilah yang jadi perang melawan zombi. Saya ingin bercerita sedikit soal film ini. Ya seperti biasa, untuk catatan pribadi saya.

Seperti yang sudah diceritakan sekilas di depan, film ini dibintangi oleh Brad Pitt. Brad Pitt di film ini berperan sebagai Gerry Lane. Gerry ini merupakan mantan agen PBB untuk misi-misi khusus. Di awal film ini dikisahkan bahwa Gerry sudah pensiun dari tugas PBB itu, kini dia menghabiskan waktu bersama keluarganya, istri dan dua anak perempuannya.
Pagi itu Garry berserta keluarganya sedang pergi jalan-jalan di Jalanan Philadelphia dengan sebuah mobil, masuk di wilayah perkotaan yang padat. Sampai di kota, jalanan sangat macet sekali, sampai kendaraan tidak bisa maju. Entah ada apa yang terjadi di depan. Terdengar di depan (di ujung jalan) sedang terjadi keributan, entah sedang terjadi apa. Ternyata di depan sedang terjadi serangan zombi. Ada virus yang dapat menyebar dengan cepat karena gigitan, mirip seperti virus rabies. Virus ini menyebar begitu cepat karena gigitan dari inang yang tergigit sebelumnya. Makluk inang yang tergigit dikenal dengan nama zombi.
Seketika virus ini menyebar, suasana kota semakin kacau balau. Semua penduduk kota yang sedang berada di jalanan berhamburan, karena mereka yang sudah terjangkit gigitan zombi ini akan tertular dan berusaha menjangkiti manusia yang lainnya. Suasana kota sangat amat kacau. Keluarga Gerry pun panik dan berusaha menyelamatkan diri dari serangan penduduk yang terlah terjangkit virus zombi. Pada adegan ini action di film ini mulai terasa. Rasa berdebar sudah bisa penonton rasakan.
Gerry dan keluarganya berusaha menyelamatkan diri, sampai dia harus bersembunyi di sebuah gedung apartemen. Suasana kota saat itu sudah sangat mencekam, karena hampir semua penduduk kota sudah terjangkit virus zombi, dan berbahaya selalu mengintai mereka. Hingga di gedung apartemen itu keluarga Gerry diselamatkan oleh keluarga yang kebetulan sedang bersembunyi. Rencananya di gedung itu adalah tempat lokasi penjemputan. Karena Gerry sempat menghubungi rekannya yang merupakan agen PBB, untuk menjemput dia dan keluarganya, dengan syarat agar Gerry bisa kembali bertugas untuk menyelesaikan misi zombi ini.
Waktu yang ditentukan untuk penjemputan adalah pagi hari, akan ada helikopter yang akan menjemput di atap gedung. Keluarga Gerry memutuskan untuk segera pergi ke atap, namun keluarga yang tadi jadi tempat bersembunyi sementara memutuskan untuk tetap di apartemen menunggu bantuan. Namun ternyata keluarga yang tadi membantu keluarga Gerry mendapat serangan dari zombi-zombi dan membuat keluarga kecil itu terjangkit dan berubah menjadi zombi. Beruntung anak laki-laki dari keluarga itu selamat, dan akhirnya berhasil dievakuasi bersama helikopter kiriman agen PBB. Gerry dan keluarga akhirnya diselamatkan di sebuah kapal induk.
Kapal induk inilah yang dijadikan tempat yang teraman untuk mereka yang masih sehat belum terjangkit. Mereka yang ada di kapal induk adalah anggota militer yang berusaha menyelesaikan permasalahan serangan zombi yang merajalela ini. Dari pantauan di kapal induk itu, serangan zombi telah terjangkit ke seluruh dunia, dan dunia dinyatakan berbahaya.
Di kapal induk itu Gerry diminta untuk kembali bertugas untu permasalahan yang gawat ini. Awalnya Gerry menolak tawaran itu, karena alasan keluarga. Tapi keadaan yang memaksa Gerry mengambil tugas itu, karena kalau tidak orang-orang yang tidak bisa membantu akan dipindahkan ke tempat lain. Hanya yang bisa membantu menyelesaikan masalah lah yang akan jadi prioritas mendapatkan keselamatan.
Misi awal Gerry adalah menemani seorang ilmuwan muda menuju negara asal muasal serangan zombi ini. Ilmuwan muda ini punya gagasan yang baik untuk mencari penawar dari virus zombi yang menyebar sangat cepat dan bringas. Negara yang jadi tujuan pertama adalah China, karena di sanalah awal mulai virus ini berasal. Misi mereka ke China ini ditemani pasukan militer dengan kemampuan khusus. Namun misi ini tak berjalan mulus. Ketika pesawat landing di sebuah bandara di negeri China masalah dimulai. Bandara malam ini tampak gelap tidak ada kehidupan, menara pengawas bandara sudah tak berpenghuni lagi. Akhirnya pesawat mendarat dengan selamat. Ketika gerbang pesawat dibuka, serangan zombi dimulai. Zombi ini menyerang karena rangsangan suara dan gerakan. Kemelut pun terjadi, dan menyebabkan ilmuwan muda mati (karena tertembak peluru sendiri, ketika menyelamatkan diri, karena ilmuwan ini buta soal menggunakan senjata).
Di bandara China ini  ternyata Garry dan tim diselamatkan oleh tim militer yang selamat di bandara tersebut. Mereka diamankan di suatu tempat. Tim militer di sanalah yang membantu Gerry mendapatkan informasi soal asal muasal virus zombi itu ada. Gerry yang tidak ada basic sebagai ilmuwan terpaksa menyusun kembali informasi awal untuk mencari penawar dari virus mematikan zombi yang dapat menyebar dengan hitungan detik. Di China ini Garry masih kurang mendapatkan informasi, berdasarkan informasi dari temuan awal itu, Garry menuju Israel. Karena di sana diduga jadi awal mula informasi soal penyebaran virus zombi.
Ternyata Israel diceritakan sudah memprediksi bahwa virus zombi akan menyebar dan jadi bahaya dikemudian hari. Israel sudah membangun pertahanan yang luar biasa untuk menyikapi masalah tersebut. Israel jadi satu-satunya negara di dunia yang bebas dari virus zombi. Keamanan yang ketat jadi kunci membuat negara itu steril. Sampai akhirnya karena kebodohan rakyatnya membuat Israel tak luput dari serangan zombi. Zombi yang peka atau mudah terangsang dengan serangan zombi menyerang dengan menumpuk-numpuk di tembok perbatas, hingga akhirnya bisa naik ke tembok paling atas, dan mulai masuk ke komplek Israel dan mulai menjangkiti semua manusia yang belum terjangkiti.
Di Israel itu Garry menemukan sedikit informasi dari apa yang terjadi di Israel. Garry melihat bahwa virus zombi itu tidak akan menyerang pada manusia yang ditubuhnya mempunyai penyakit berat. Virus zombi hanya menyerang manusia yang sehat. Ini yang jadi penemuan awal Garry untuk mencari penawar atas virus zombi.
Serangan zombi yang telah menjangkiti semua penduduk di Israel membuat Garry harus menyelamatkan diri, Garry dan teman militernya dari Israel itu memaksakan diri kabur dengan pesawat penerbangan sipil. Akhirnya untuk sementara Garry selamat. Tujuan Garry adalah ke markas laboratorium WHO untuk penyakit-penyakit berat, dimana di laboratorium itu terdapat sampel penyakit berat. Garry punya cara untuk menangkal virus zombi dan bahan untuk membuat virus itu ada di laboratorium itu.
Dalam penerbangan itu ternyata bahaya belum usai. Ternyata di dalam bagasi pesawat terkunci seorang zombi. Tidak disangka pramugari pesawat membuka pintu bagasi dan zombi itu keluar dan menjangkiti semua penumpang pesawat. Akhirnya terjadi gaduh di dalam pesawat itu dan membuatnya hancur jatuh. Beruntungnya jagoan pasti selalu selamat ditengah bahaya yang mengancam. Garry dan teman militernya dari Israel itu selamat.
Mereka dengan susah payah menuju lokasi laboratorium milik WHO itu. Dan ternyata di laboratorium itu juga sudah ada zombi yang menyerang salah satu bagian gedung. Dan gedung itu dijadikan ruangan bebas manusia. Jawaban atas virus penangkal zombi itu ternyata ada di gedung milik WHO yang dinyatakan tidak bisa dimasuki orang siapa pun. Demi untuk mencari sampel virus penyakit untuk jadi penangkal virus zombi, Garry memutuskan untuk masuk ke gedung itu.
Di gedung itu Garry harus meloloskan diri dan main kucing-kucingan dengan para zombi yang terkunci di gedung itu. Gerry akhirnya bisa sampai di ruang dimana tersimpan semua jenis sampel penyakit berat yang ada di dunia yang sudah diteliti oleh peneliti WHO. Garry memaksakan diri untuk menyuntik salah satu sampel penyakit itu ke tubuhnya sendiri, untuk membuktikan teorinya untuk penawar virus zombi ini. Ternyata penawar yang ditemukan Garry itu bukan untuk menawarkan virus zombi, apa yang ditemukan oleh Garry itu hanya untuk menyamarkan manusia yang sehat itu agar tidak terjangkit/ diserang oleh para zombi. Karena zombi itu tidak akan menyerang manusia yang berada dalam kondisi sakit. Pada manusia sakit, zombi akan menganggapnya sama seperti kelompoknya (zombi), jadi tidak akan diserang. Akhirnya WHO membuatkan serum khusus untuk dipakai pada tentara, untuk melenyapkan semua zombi-zombi yang ada. Semua yang sudah terjangkit zombi sudah tidak bisa diselamatkan dan harus dimusnahkan.
Setelah misi selesai, Garry kembali bertemu dengan keluarganya. Akhirnya selesailah misinya dan berakhirlah masa World War Zombi. Negara-negara di dunia kembali memulihkan situasi yang hancur karena serangan zombi. Selesai sudah filmya. Yang jelas filmnya mantab, bagus banget deh. Lebih baik ya nonton sendiri saja, biar lebih dapat feelnya, soalnya apa yang saya tulis ini tidak semua yang ada di film bisa saya tulis, sisanya ya lihat sendiri filmnya.

Sebagai informasi tentang film ini, merupakan film terbaru Marc Foster. Film Marc sebelumnya yang telah lahir seperti Quantum of Solace Finding Neverland, Stranger Than Fiction dll. Film World War Z ini diadaptasi dari novel karya Max Brooks berjudul The Zombie Survival Guide. Yang jelas film ini wajib ditonton, apalagi yang suka dengan serial zombie. Sampai jumpa dicatatan tentang film selanjutnya.

Minggu, 28 April 2013

Adegan Seks dalam Film Hollywood

Pernahkah ketika kita masih kecil orang tua kita melarang kita untuk menonton film action, terutama film hasil karya hollywood? Pasti pernah, alasan orang tua tidak memperbolehkan kita menonton adalah karena film tersebut film dewasa, ada adegan yang tak pantas. Mungkin ketika dilarang, yang kita pikirkan, ya itu tidak boleh saja, tanpa berpikir “kenapa sih?”
Setelah saya  tumbuh dan mulai mengenal serta mengkonsumsi film layar lebar produksi hollywood baru saya sadari alasan kenapa dulu kita dilarang menonton. Ya, memang benar ada adegan yang tak pantas dilihat untuk anak seusia itu ketika saya masih kecil. Adegan itu adalah adegan seks, ya bersetubuh begitulah antara pria dan wanita. Film hollywood kan paling senang mengeksploitasi adegan seperti itu dalam setiap filmnya, itu yang saya amati ketika saya mengkonsumsi film produksi mereka. Disamping itu film bergenre action dengan menampilkan adegan kekerasan pun yang dijadikan alasan kenapa ketika kita kecil dilarang untuk menonton film hollywood.
Lain dulu lain sekarang, anak-anak jaman sekarang dari usia dini sepertinya relatif dilegalkan untuk mengkonsumsi film-film tersebut, mengingat efek globalisasi yang luar biasa berkembang sekarang ini.
Lain dulu lain sekarang, hollywood pun mulai berbenah. Kini hollywood mulai mengurangi adegan seks dalam setiap film produksinya. Benarkah? Ya sepertinya begitu, berdasarkan berita online yang saya baca. Berita ini saya baca dari Kompas[dot]com, sumbernya langsung dari BBC Indonesia. Judul artikelnya Hollywood Kurangi Adegan Seks dalam Film. Bagi yang ingin membacanya bisa langsung mengklik tautan link yang saya buat dijudulnya tersebut.
Sebuah terobosan baik rupanya, positif. Kenapa ya film itu juga bisa dinikmati keluarga atau anak-anak, walau memang adegan kekerasan yang ada di dalamnya belum bisa dihilangkan sepenuhnya, karena memang genre action selalu menampilkan kekerasan sebagai bumbu penyedap wajib. Alasan inilah yang melatarbelakangi hollywood mengurangi adegan seks dalam setiap filmnya. Agar kunjungan keluarga dan anak-anak meningkat, dengan begitu penjualan tiket bisa meningkat, karena semua kalangan umur  bisa menonton. Kalau masalah adegan kekerasan masih bisa ditolerir, dibandingkan adegan seks yang lebih merusak moral dan pikiran anak-anak yang belum cukup umur.
Berdasarkan artikel yang saya baca itu, beberapa bulan terakhir hal tersebut sudah mulai diwujudkan. Dahulu memang adegan seks dianggap sebagai bumbu penyedap dalam setiap film. Mungkin sudah saatnya cara itu dianggap konvensional. Film-film Indonesia jaman dulu pun melakukannya, bahkan mungkin relatif vulgar. Belum lagi film-film horor produksi Indonesia pun kini masih menggunakan cara konvensional. Nah, kalau hollywood sudah berpikir demikian lalu bagaimana dengan film Indonesia? Masih banyak sisi lain yang bisa dieksplor selain seks, seperti kematangan cerita, serta teknologi perfilman yang dipakai baik efek gambar dan suara. Hal itu justru akan menjadi daya tarik tersendiri.
Munafik memang jika saya menyangkal adegan seks bukan menjadi suatu hiburan. Adegan seks yang jadi bumbu itu digemari sebagian penonton. Ya saya pun menganggapnya demikian, mungkin cara pikir saya ini masih konvensional dalam mengkonsumsi film. Tetapi dengan adanya wacana positif hollywood mengurangi adegan seks dalam setiap filmnya memancing saya untuk berpikir tidak konvensional lagi. Kualitas sebuah film masih bisa dinikmati dari sisi yang lain, tidak hanya dengan seks. He3x … Untuk hal itu masih ada wadahnya, bukan di film mungkin, dan kalau pun ada ya cukup sebagai pemanis not more, kalau bumbu bisa 2-3 sendok teh, untuk sekarang ya setengah sendok teh saja cukup. Mari kita buktikan di film-film hollywood yang terbaru, apakah komitmennya itu terbukti? Cpr.


Superhero Jepang dan Superhero USA

Superhero atau pahlawan pembela kebenaran dengan kekuatan super banyak macamnya, masing-masing memiliki kisahnya sendiri. Mereka juga punya musuh yang berbeda, meskipun ada juga yang sama atau disama-samakan. Jepang dan USA negara yang paling sering mengeluarkan karakter superhero itu. Ya setidaknya yang paling banyak kita kenal. Saya sendiri pun merasakannya, saya mengenal superhero ala Jepang dan juga superhero ala USA.
Ketika saya kecil hingga sekarang beranjak dewasa, karakter superhero itu masih saya nikmati baik melalui film serial di televisi, atau film layar lebar, atau juga melalui komiknya. Ada banyak macamnya, kalau disebutkan satu per satu saya tidak begitu hapal meski saya tahu bila saya melihatnya. Namun untuk mengelompokannya saya membaginya ke dalam negara sumbernya, yaitu Jepang dan USA.
Saya melihat karakter superhero dari kedua negara itu ada perbedaan dan persamaannya. Secara singkat saja yang saya amati, persamaannya ya superhero itu lahir dari sebuah komik atau cerita buku, lalu kemudian coba dibuat kartunnya dan akhirnya dibuat dengan agak nyata dengan diperankan oleh aktor dan difilmkan. Persamaan yang lainnya ya masing-masing superhero punya kekuatannya masing-masing dan kisahnya masing-masing, meski ada yang dikaitkan satu sama lainnya.
Perbedaannya karakter superhero dari Jepang dan USA yang saya amati adalah bagaimana mewujudkannya karakter superhero itu ke dalam dunia film layar lebar. Untuk hal ini superhero dari USA yang lebih unggul, mereka tak hanya bisa disajikan dalam rupa komik, kartun namun bisa juga diwujudkan dalam layar lebar dengan dimainkan oleh aktor-aktor kelas dunia. Sedangkan karakter superhero dari Jepang sepertinya sulit sekali untuk diwujudkan. Kalau pun diwujudkan ke dalam layar lebar perlu banyak modifikasi cerita dari cerita aslinya yang ada di komik atau kartunnya. Seperti contoh film Dragon Ball versi film layar lebar, meski itu film versi layar lebar diproduksi oleh orang-orang USA tetap saja cerita yang ada di layar lebar itu tidak menggambarkan cerita seperti yang di kartun atau di komiknya. Lebih banyak hal yang tidak bisa diwujudkan di dunia nyata, karena untuk karakter superheo Jepang hayalannya lebih imajinatif dibandingkan karakter superhero dari USA.
Bandingkan dengan karakter superhero ala USA, ada Superman, Batman, Spiderman, Iron Man, Hulk, Fantastic Four, Thor, dan masih banyak lagi karakter superhero ala USA yang berhasil dibuat film layar lebarnya dan sukses. Kisah atau jalan ceritanya pun tak jauh melenceng dari apa yang ada di komik, dan soal teknologi yang ada pun tampaknya lebih realistis bila disandingkan dengan situasi masa depan yang serba hi-tech.
Jepang yang kita tahu mereka lebih mantab mengembangkan cerita melalui komik dan film kartun serta paling jauh film berseri yang diputar di stasiun televisi. Karena apa, menurut saya daya imajinasi orang-orang Jepang itu terlalu tinggi, tidak mengikuti perkembangan jaman yang ada. Kemudian juga, Jepang itu tidak pernah fokus mengembangkan satu karakter, selalu ada banyak karakter yang berkembang, sehingga ini yang membingungkan ketika terlalu banyak karakter superhero. Coba kita tengok karakter ultraman ada banyak sekali jenis-jenis dan nama ultraman, belum lagi kamen rider yang macamnya ada ratusan mungkin dan setiap tahun ada saja nama kamen rider baru, lalu belum yang karakter kartun ada Dragon Ball, Naruto Shippuden, One Peace dan masih banyak karakter lain yang sulit diwujudkan ke dalam film yang lebih nyata. Belum lagi kalau penulis ceritanya mencoba menggabungkan karakter yang ada menjadi satu cerita bakal lebih ruwet lagi yang menyaksikan, apalagi yang nonton anak kecil, mereka bakal bingung. Jadi cerita asli dari masing-masing karakter tidak bisa terlihat.
Itulah yang saya lihat dari perbedaan karakter superhero Jepang dan USA. Meski begitu Jepang cukup sukses mengenalkan karakter kartun mereka, dan semua anak-anak di dunia mengenalnya. Dan Jepang juga yang bisa dicatat mempunyai ragam karakter mengenai hal ini. Kalau dikumpulkan mungkin ada ratusan atau ribuan karakter dan semuanya bisa dibilang unik. Dan pada karakter superhero di Jepang dari sisi cerita tidak untuk diselipi unsur apa pun, hanya untuk anak-anak. Berbeda dengan karakter superhero USA, dalam setiap cerita selalu dibumbui propaganda tertentu dan misi tertentu tentang pandangan pemerintah USA atau kritikan tertentu. Cukup banyak hal yang menjadi perbedaan dan persamaan, namun untuk kita yang mengkonsumsinya tak perlu pusing soal itu, lebih baik dinikmati saja sekedar sebagai hiburan pelepas penat. Cukup sekian dan terima kasih. (^_^)? 

Kangen Satria Baja Hitam Jaman Dulu

Sumber: Google Image
Kamen Rider atau Satria Baja Hitam begitu saya lebih mudah mengenalnya, sudah lama sekali tidak saya tonton filmnya. Saya senang super hero Jepang itu ketika saya masih kecil, ya dulu ketika jaman stasiun televisi swasta belum bisa diakses banyak orang. Dulu kalau mau nonton serial film satria baja hitam mesti numpang ke tetangga yang pakai parabola. Sebuah kenangan masa lalu yang berbeda di masa sekarang, ketika semua akses terhadap serial film anak-ana sudah bisa diakses kapan saja melalui tayangan televisi yang hanya menggunakan antene biasa.
Pagi ini setelah tayangan serial Dragon Ball Kai ada film tentang Kamen Rider. Cuma ya itu saya bingung dengan film kamen rider jaman sekarang. Bingungnya dalam satu serial itu ada banyak sekali jagoan, kadang mereka saling bertarung sama lain. Entah yang jadi protagonis siapa, antagonis siapa. Semuanya tampak membingungkan, belum lagi kalau ada monsternya, nah kamen rider itu berpihak pada siapa. Belum lagi ditambah alur cerita seperti gado-gado, maju-mundur tidak jelas. Berbeda jauh ketika serial satria baja hitam yang saya tonton dulu.
Sumber: Google Image
Dulu saya kenal ada satria baja hitam black, rx, bio, robo, kemudian ada satria baja hitam super one, V3, satra baja hitam 1 dan 2, kemudian ada lagi staria baja hitam jenis yang lain. Wujud dan cerita masing-masing masih bisa ditangkap nalar anak kecil jaman itu, ceritanya sederhana dan memang mudah diterka, namun ketika itu menarik sekali disaksikan. Bahkan saya yang kini sudah dewasa masih senang menikmati ceritanya, malah untuk nostalgia.Kalau jaman sekarang kamen ridernya aneh, kalau saya boleh bilang dari soal kostumnya itu ribet, kebanyakan tanduk, belum lagi penggunaan kartu atau usb flash disk untuk berubah, jadi menambah keanehan yang membuat berbeda jauh dengan generasi kamen rider dulu. Malah kalau saya boleh bilang mirip seperti power rangger. Ceritanya juga terlalu dewasa, tidak simpel untuk dinalar anak-anak. Itu menurut pendapat saya yang merupakan anak-anak generasi dulu yang kini beranjak dewasa. Saya tidak tahu pendapat anak-anak generasi sekarang yang sejak kecil pertama kali dikenalkan tokoh kamen rider seperti itu.Seperti serial kamen rider yang saya tonton ahari ini 28/4 setelah serial Dragon Ball Kai, itu sangat membingungkan, ada banyak kamen rider yang dihabisi oleh seorang kamen rider lainnya, dan semua mati menjadi sebuah kartu. Setelah itu mereka bisa hidup kembali, belum lagi tokoh jahatnya yang sepertinya diada-adakan. Memang ada yang menggabungkan dengan kamen rider edisi lama. Saya lihat ada satria baja hitam super one dan beberapa lainnya yang saya kenal. Ceritanya itu yang menurut saya tak masuk akal, sudah mati koq bisa hidup lagi, sesudah itu mereka bisa keluar-masuk dimensi seenaknya saja. Jadi alur ceritanya pun tak jelas.Ada timbul pertanyaan, sebenarnya siapa yang membuat cerita kamen rider generasi baru itu? Apa masih sama dengan pencipta kamen rider yang edisi awal-awal? Lalu kenapa ceritanya dibuat aneh seperti itu dan menjadi tidak jelas. Apakah film kamen rider generasi sekarang itu untuk anak-anak atau untuk orang dewasa? Jelas cerita yang disajikan itu bikin pusing, tidak sederhana dan simpel untuk pemikiran anak-anak. Sepertinya anak-anak disajikan film super hero edisi j-pop.Jawaban pertanyaan saya ini mungkin bisa dijawab oleh penggemar cosplay tentang kamen rider. Karena mereka yang senang mengkonsumsi segala macam pernik dari kamen rider serba bertanduk itu. Mereka pun pasti memahami cerita masing-masing kamen rider tersebut.Saya sebenarnya masih ingin melihat aksi satria baja hitam yang versi atau generasi lama. Karena cerita yang disajikan sederhana tapi esensi cerita kepahlawanannya itu dapat, dan anak-anak masih bisa menghayalkannya, dibandingkan dengan kamen rider yang berubah dengan kartu atau alat-alat yang saya bilang terlalu gimana gitu. Apa mau meniru Iron Man kali ya? Ha3x …. Buat  saya, satria baja hitam tetap yang terbaik daripada seri kamen rider yang ada sekarang.Saya bisa dapatkan informasi tentang berbagai kamen rider dari seri lama sampai baru dari sini, monggo diklik saja langsung. Di sana jawaban pertanyaan saya. Memang satria baja hitam terus di-remake jadi modern mengikuti perkembangan jaman. Tapi kalau boleh memilih, tayangan satria baja hitam yang model lama cobalah ditayangkan kembali, pasti banyak yang ingin melihatnya, daripada nonton kamen rider jaman sekarang yang seperti power ranger. It’s my opinion ;)

Jumat, 26 April 2013

Film: Iron Man 3

Akhirnya film yang telah kutunggu-tunggu kurang lebih 1,5 tahun rilis juga di bioskop. Hari ini 25/4 untuk bioskop jabodetabek sudah rilis filmnya. Perkiraan saya paling telat tanggal 5/5 tapi ternyata lebih awal dari tayang perdana 29/4. Sepulang aktivitas sore ini langsung menuju bioskop terdekat, saya tidak ingin melewatkan film jagoan yang saya sukai sejak kecil, 'manusia setrikaan', Iron Man. Tokoh jagoan Marvel yang hebat.

Baca selengkapnya bisa kunjungi link ini >>> Naturality

Senin, 22 April 2013

Film: White House Down

Ada lagi film yang sepertinya menarik untuk ditonton. Kalau dari judulnya sepertinya tidak jauh berbeda dengan film yang beberapa waktu lalu saya tonton dan saya tuliskan kisah singkatnya di sini, yaitu Olympus Has Fallen.
Kesamaan dari film ini adalah mengisahkan kehancuran dari bangunan terpenting negara adi daya, USA, United States of America. Masih sama seperti kisah cerita Olympus Has Fallen. Meski saya belum menyaksikannya secara langsung, karena masih dalam rupa trailer, tapi dari trailer itu bisa dilihat soal kehancuran Gedung Putih. Tempat dimana pusat pemerintahan USA dilakukan.

Beberapa film yang sudah saya tulis di rumah online saya merupakan film yang sudah saya tonton, tapi untuk film yang ini saya belum menontonnya. Tapi saya beranikan untuk membuat catatan di sini hanya untuk mengkompare bahwa ada juga film yang bertemakan serupa soal penghancuran Gedung Putih.

Untuk lebih lengkapnya bisa lanjutkan membaca di sini >>> Naturality