Tampilkan postingan dengan label Mimpi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mimpi. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 April 2013

Mimpi: Ulang Tahun Dirayakan Teman & Saudara

Pagi ini saya terbangun dari mimpi. Ternyata saya baru saja terbangun dari mimpi yang cukup menyenangkan. Kenapa, karena saya bermimpi ulang tahun. Yang saya aneh kan tanggal ulang tahun saya masih nanti, bulan Agustus. Tapi saya sadar kenapa bisa mimpi seperti itu. Tepat kemarin, teman baik saya di Purwokerto yaitu A d i M i l b a berulang tahun, tepat tanggal 17/4. Dia lebih dulu tua dibandingkan saya. He3x.
Nah, mungkin karena perayaan dan cerita tentang teman saya itu pas merayakan ultahnya bersama teman dan keluarga dekatnya di sana, akhirnya terbawa di alam bawah sadar saya. Saya yakin, saya mimpi bukan ketika malam hari, saya yakin saya baru masuk ke adegan mimpi ultah menjelang pagi, subuhan lah.
Di mimpi itu dikisahkan saya tinggal di sebuah kos-kosan satu kamar. Tidak jauh dari situ ada rumah teman yang saya anggap sebagai keluarga angkat. Kalau dibandingkan dengan kondisi nyata, rumahnya sungguh berbeda. Dan ada hal-hal yang membuat saya aneh, tetapi dimimpi itu saya amini saja tanpa bertanya. Mungkin karena saya sadar itu mimpi kali ya. Ha3x.
Pagi itu saya terbangun ketika ada teman, pacar dan ibu dari saya punya teman. Ada D i a n a, M e m e y dan O p u n g (mm nya D i a n a). Mereka adalah keluarga angkat saya ketika saya kuliah dulu. Mereka datang membawa kue dan mengucapkan selamat. Tak lama adegan selamat-selamat di sana. Tiba-tiba saya sudah ada di depan halaman kosan, kemudian saya mendorong gerobak dagangan. Dalam mimpi itu saya menyadari bahwa gerobak dagang ini milik keluarga angkat saya itu, dan di situ saya membantu mengantarkan ke rumah. Karena memang rumahnya tak jauh dari tempat kos saya itu. Setelah saya menghantarkan ke rumah itu, saya pun akhirnya terbangun. Yang saya ingat, rumah itu ada di posisi huk, tak jauh dari lampu lalu lintas di situ.
Hanya itu yang bisa saya ceritakan tentang mimpi saya pagi ini. Sudah cukup lama juga saya tidak share tentang mimpi saya, karena saya selalu mengalami kesulitan mengingat mimpi yang telah dialami ketika saya bangun. Beberapa detik setelah bangun, daya ingat soal mimpi pasti pelan-pelan terhapus dan sulit diingat jelasnya, hanya beberapa saja yang bisa saya ingat, seperti mimpi ini yang bisa saya ingat. Sampai jumpa di mimpi lainnya. Next my dream :)


Minggu, 07 April 2013

Mimpi: Teman Ikut Resign

Hari-hari ini saya mungkin sedang dihantui stres tinggi soal pekerjaan. Suasana kantor yang memang tidak kondusif beberapa minggu terakhir membuat saya membawanya ke dalam mimpi. Seminggu terakhir di kantor ku sedang terjadi 'rush'. Kalau didalam perbankan rush berarti aktivitas penarikan uang secara besar-besaran oleh nasabah dari bank dimana nasabah tersebut menyimpan uangnya. Nah, kali ini juga sama, sedang terjadi rush juga, karena dalam waktu yang bersamaan terjadi pengunduran diri bersama-sama.
Hal ini jelas menimbulkan efek psikologis bagi rekan-rekan yang lain satu divisi. Maklum semua meyakini hal yang sama, siapa yang salah dan benar. Keputusan untuk bertahan atau pergi adalah keputusan pribadi, tetapi alasan untuk memicu itu semua sudah bukan jadi rahasia lagi. Tidak semua memang melakukan rush itu, tetapi memang cukup membuat kinerja norma tidak bisa berjalan karena kekurangan personel.
Ada salah satu teman kerja saya di situ yang tidak mengambil keputusan sama seperti saya dan teman yang lain. Namun sebenarnya ada kegundahan dari dia sendiri, tetapi tetap harus dia lanjutkan karena dia belum punya tempat baru. Dia pun menyadari bahwa memang suasana yang tak kondisif sedang dibangun di tempat kerjanya. Nah apa yang ada di dunia nyata ini ternyata oleh saya terbawa ke alam mimpi.
Saya memimpikan teman saya itu akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri juga. Anehnya pekerjaan yang akan menjadi penggantinya adalah menjadi seorang penjaga keamanan hotel mewah berbintang. Dia di sana menjadi kepala pengawas keamanan hotel mewah tersebut. Aneh memang, teman saya itu tidak ada tampang untuk menjadi petugas keamanan, tetapi kenapa di mimpi dia mendapat peran seperti itu. Tapi sudahlah, bukan itu yang saya pikirkan, tetapi kalau memang konstruksi mimpi itu menjadi kenyataan, teman saya itu memutuskan untuk mundur juga, akan seperti apa kolepsnya personel di sana.
Mimpi yang aneh. Stres yang mendalam membuat saya membawanya ke dalam mimpi seperti itu. Hal yang biasa buat saya, bila sedang banyak pikiran, mimpi jadi saluran saya menyalurkan kisah-kisah aneh dalam hidup kemudian dikonstruksikan di alam mimpi. (^_^)?